Bahasa Indonesia
English
Hadirkan Tiga Pakar Internasional, Simposium Ke-5 ICCLR UNY Perkuat Inovasi Desain Pembelajaran

YOGYAKARTA – Sebagai puncak dari dedikasi akademik tahunan, Indonesian Center for Cognitive Load Research (ICCLR) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan sukses menyelenggarakan ICCLR 5th Symposium on Learning and Instruction. Mengambil tempat di Gedung Magister dan Doktoral Lantai 4 FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Sabtu (8/8/2026), simposium akbar ini mengusung tema besar bertajuk “Optimizing Learning through Instructional Strategies: A Cognitive Load Theory Perspective”.
Guna memberikan wawasan berstandar global, ajang bergengsi ini menghadirkan tiga pakar sains instruksional kelas dunia sebagai narasumber utama (Keynote Speakers). Diskusi panel dibuka dengan gebrakan pemikiran dari Assoc. Prof. Paul Ginns, Ph.D. asal The University of Sydney, yang mengupas tuntas relasi kompleks dalam tema “Cognitive Load Theory, Cognitive Theory of Multimedia Learning, and Deep Learning”.
Sesi keilmuan ini semakin mengakar dengan pemaparan strategis dari Direktur ICCLR Universitas Negeri Yogyakarta, Assoc. Prof. Endah Retnowati, Ph.D., yang membedah “Research Roadmap Cognitive Load Theory for Mathematics Education”. Rangkaian panggung utama kemudian disempurnakan oleh kehadiran pakar dari benua Eropa, Assoc. Prof. Ouhao Chen, Ph.D. asal The University of Leeds, Inggris, yang membedah arsitektur kognisi melalui tajuk “Intrinsic, Extraneous, and Germane Cognitive Load”.
;
;
Selain sesi panel utama, denyut nadi simposium terasa semakin dinamis dengan digelarnya presentasi hasil riset dalam sesi paralel. Forum ini memberikan panggung bagi para peneliti dan akademisi muda untuk memaparkan temuan mutakhir mereka yang terbagi ke dalam tiga fokus kajian utama, yaitu:
Sidang Presentasi Riset (Parallel Sessions):
1. Cognitive Load Theory and Ethnomathematics
Oleh: Heru Sukoco, M.Pd. & Istiqomah, M.Sc.
2. Adding Motivational Prompts in Process vs Product Oriented Worked Examples
Oleh: Jean Gloria Kamara, S.Pd., Dhica Azzaqi Ariwijaya, S.Pd., & Hilda Widia Rita Hamid, S.Pd.
3. When Self-Explanation Becomes a Source of Extraneous Cognitive Load
Oleh: Muhammad Iqbal, Juyus Muhammad Asidiqi, Fina Sekarsari, & Muhammad Luthfi Wildani
;
Tak berhenti di situ, di sela-sela pergantian sesi, para peserta diundang untuk mengeksplorasi lorong pameran poster penelitian ICCLR (Poster Exhibition). Pameran eksklusif ini menampilkan berbagai purwarupa dan karya desain pembelajaran mutakhir berbasis Cognitive Load Theory. Peserta tidak hanya bertindak sebagai pengamat visual, tetapi juga secara leluasa berinteraksi langsung dengan para peneliti untuk membedah anatomi metodologi dari setiap karya.
;
Sesi pameran ini terbukti menjadi ruang lebur (melting pot) yang sangat efektif. Momen ini berhasil memantik percikan ide-ide riset lintas batas sekaligus membangun jaringan kolaborasi organik antar-akademisi dari berbagai latar belakang institusi.
Secara keseluruhan, rangkaian gemilang simposium kelima ini diharapkan mampu merevolusi cara pandang para pendidik terhadap arsitektur kognisi manusia. Lebih dari sekadar ajang selebrasi akademik, simposium ICCLR ini merupakan manuver nyata FMIPA UNY dalam melahirkan inovasi desain pembelajaran yang presisi, berdaya guna, dan relevan dengan tantangan pendidikan di masa depan.
Copyright © 2026,


