Bahasa Indonesia
English
Mahasiswa Pendidikan Matematika UNY Integrasikan STEAM dan Budaya Lokal dalam Pembelajaran Transformasi Geometri

Sleman, 22 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Nathanael Paulus Lumban Tobing, melaksanakan Praktik Kependidikan (PK) di SMP Negeri 3 Mlati dengan menghadirkan pembelajaran matematika berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Kegiatan ini mengintegrasikan konsep transformasi geometri dengan teknologi digital dan budaya lokal melalui proyek desain batik.
Pembelajaran dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026, bersama siswa kelas IX A dengan didampingi oleh guru matematika, Sri Rahayu Ismarwanti, S.Pd. Kegiatan dirancang agar siswa tidak hanya memahami konsep transformasi geometri secara teoritis, tetapi juga dapat menerapkannya melalui aktivitas kreatif yang dekat dengan kehidupan dan budaya Indonesia.
Setelah mempelajari konsep dasar transformasi geometri, siswa diberikan proyek untuk merancang motif batik digital menggunakan Canva. Siswa memulai kegiatan dengan menentukan pola dasar, kemudian mengembangkan pola tersebut menggunakan empat jenis transformasi geometri, yaitu translasi, dilatasi, refleksi, dan rotasi.
Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat mengamati secara langsung bagaimana perubahan posisi, ukuran, maupun orientasi suatu bentuk dapat menghasilkan pola yang lebih kompleks. Konsep matematika yang sebelumnya dipelajari secara abstrak kemudian digunakan untuk menghasilkan sebuah karya visual.
Selain merancang motif, siswa juga mengaplikasikan desain batik yang telah dibuat pada berbagai produk visual, seperti pakaian dan kain yang tersedia dalam Canva. Aktivitas ini memberikan pengalaman kepada siswa untuk menghubungkan konsep matematika dengan teknologi digital, seni, desain, dan potensi produk berbasis budaya.
Penerapan pendekatan STEAM dalam pembelajaran tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan, antara lain berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, komunikasi ide, serta pemanfaatan teknologi digital. Integrasi budaya lokal melalui motif batik juga memberikan konteks yang bermakna dalam pembelajaran matematika.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Praktik Kependidikan UNY dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). SDG 4 menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta kesempatan belajar yang relevan bagi peserta didik.
Pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEAM juga menunjukkan bahwa matematika dapat dipelajari melalui berbagai konteks dan disiplin ilmu. Melalui kegiatan merancang batik digital, siswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan matematika dengan teknologi, seni, dan budaya lokal dalam sebuah pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual.
Kegiatan kolaboratif antara mahasiswa PK dan guru pamong ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran matematika yang inovatif, bermakna, dan relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap menghargai kekayaan budaya lokal.
Copyright © 2026,


