Mahasiswa Pendidikan Matematika UNY Terapkan PBL dan CTL untuk Penguatan Numerasi Murid SMP

Sleman, 6 Agustus 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Muhammad Afrian Rangga Saputra, melaksanakan pembelajaran matematika inovatif melalui program Praktik Kependidikan (PK) di SMP Negeri 3 Mlati, Kabupaten Sleman.

Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh murid kelas VIII C dengan materi relasi dan berbagai bentuk penyajiannya. Pembelajaran didampingi oleh guru pamong dan dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif murid melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).

Penerapan PBL dan CTL dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga pada kemampuan murid dalam menyelesaikan masalah dan mengaitkan konsep matematika dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut sekaligus mendukung penguatan kemampuan numerasi murid.

Pada tahap awal pembelajaran, murid diberikan permasalahan matematika yang harus diselesaikan secara berkelompok. Melalui kegiatan tersebut, murid didorong untuk mengidentifikasi informasi, menentukan strategi penyelesaian, serta menyajikan hubungan relasi secara sistematis.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan mengaitkan konsep relasi yang telah dipelajari dengan permasalahan kontekstual. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk memahami bahwa konsep matematika dapat digunakan untuk merepresentasikan dan menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman tersebut juga menjadi dasar bagi pembelajaran materi fungsi pada pertemuan berikutnya.

Untuk meningkatkan interaksi dan partisipasi murid, kegiatan pembelajaran juga menerapkan tutor sebaya. Setiap kelompok membagi peran dalam menyelesaikan dan mempresentasikan hasil diskusi. Beberapa murid bertugas menjelaskan hasil kerja kelompok, sementara anggota lainnya mengunjungi kelompok lain untuk mengamati, membandingkan, dan memberikan tanggapan terhadap strategi penyelesaian yang digunakan.

Hasil diskusi kemudian dituangkan pada media kertas origami dan dipresentasikan di depan kelas. Aktivitas tersebut memberikan ruang bagi murid untuk mengomunikasikan ide matematika, membandingkan berbagai strategi penyelesaian, serta memberikan dan menerima tanggapan dari teman.

Menurut Muhammad Afrian Rangga Saputra, kegiatan pembelajaran tersebut memberikan pengalaman kepada murid untuk menggunakan konsep relasi dalam menyelesaikan permasalahan secara kolaboratif. Murid juga menunjukkan keterlibatan dalam proses diskusi, penyajian hasil, dan perbandingan strategi penyelesaian antarkelompok.

Pelaksanaan pembelajaran ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam menghadirkan pembelajaran matematika yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kemampuan numerasi. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui upaya menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan mendorong keterlibatan aktif murid.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UNY tidak hanya memperoleh pengalaman mengimplementasikan teori dan strategi pembelajaran di sekolah, tetapi juga berkesempatan berkontribusi dalam penguatan kualitas pembelajaran matematika di satuan pendidikan.