Bahasa Indonesia
English
Menuju Pendidikan Bermutu (SDG 4), Guru SMA Negeri 1 Wonosari Perkuat Literasi Digital melalui Website Edukatif

Klaten – Upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pembelajaran digital terus dilakukan oleh Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen menyelenggarakan pelatihan "Penguatan Literasi Digital Guru melalui Pelatihan Pembuatan Website Edukatif" di SMA Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Klaten, pada 9 Juli 2026. Sebanyak 53 guru mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi profesional dalam pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 4: Pendidikan Bermutu.
Kegiatan dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Wonosari, Sigit Toto Mursito, S.Si., M.M., yang menyampaikan bahwa kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu terus dikembangkan oleh guru. Ia mengapresiasi inisiatif Tim PkM UNY yang menghadirkan pelatihan berbasis praktik sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Dalam sambutannya, Dr. Kuswari Hernawati, S.Si., M.Kom., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UNY sekaligus ketua tim PkM, menegaskan bahwa literasi digital tidak lagi sebatas kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan merancang pengalaman belajar yang inovatif melalui integrasi berbagai platform digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penguatan kapasitas guru tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung terciptanya pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
"Guru perlu memiliki kemampuan mengelola berbagai sumber belajar digital agar pembelajaran menjadi lebih fleksibel, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Website pembelajaran dapat menjadi pusat integrasi berbagai media dan aktivitas belajar yang mudah diakses kapan pun. Penguatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi ini diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap terwujudnya pendidikan yang bermutu sebagaimana ditekankan dalam SDG 4," ungkap Dr. Kuswari Hernawati.
Sesi pelatihan diawali dengan pemaparan Rofi Amiyani, M.Pd. mengenai pemanfaatan berbagai platform pembelajaran digital, seperti Quizizz, Mentimeter, dan beragam aplikasi pendukung lainnya. Peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan teknologi AI untuk membantu menyusun materi, merancang aktivitas pembelajaran, hingga menghasilkan konten pembelajaran yang lebih kreatif dan efisien.
Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh pendampingan intensif dari Dr. Kuswari Hernawati dalam mengembangkan Google Sites sebagai website pembelajaran. Melalui pendekatan berbasis praktik, setiap guru didampingi mulai dari merancang struktur website, mengatur tampilan halaman, hingga mengintegrasikan berbagai konten digital seperti video pembelajaran, materi ajar, evaluasi, dan media interaktif ke dalam satu portal pembelajaran yang mudah digunakan. Pemanfaatan website edukatif diharapkan dapat memperluas akses peserta didik terhadap sumber belajar sekaligus mendukung terciptanya pengalaman belajar yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik.
Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Para peserta aktif berdiskusi, saling berbagi pengalaman, serta mencoba berbagai fitur yang diperkenalkan. Pendekatan learning by doing memberikan kesempatan kepada guru untuk menghasilkan rancangan website edukatif yang dapat langsung dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di kelas. Hal ini sekaligus memperkuat kapasitas pendidik dalam menyediakan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, Tim PkM Departemen Pendidikan Matematika FMIPA UNY berharap para guru semakin percaya diri dalam mengembangkan pembelajaran digital yang inovatif. Website edukatif yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi pembelajaran dan teknologi AI diharapkan mampu memperluas akses belajar, meningkatkan interaksi antara guru dan peserta didik, serta mendukung terwujudnya pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berkualitas. Upaya tersebut sejalan dengan SDG 4, yang menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.
Pelatihan diakhiri dengan sesi refleksi, dan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara Universitas Negeri Yogyakarta dan SMA Negeri 1 Wonosari. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang dalam mendukung peningkatan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi terhadap pencapaian SDG 4: Pendidikan Bermutu.
Copyright © 2026,


