Kurikulum

KURIKULUM PRODI S1 PEND. MATEMATIKA

Pada tahun 2019 - 2022 S1 Prodi Pendidikan Matematika menerapkan dua kurikulum, yaitu Kurikulum 2014 (bagi mahasiswa angkatan 2016, 2017, dan 2018) dan Kurikulum 2019 (bagi Angkatan 2020). Perbedaan antara kedua kurikulum tersebut terletak pada jumlah beban sks, perubahan mata kuliah, dan distribusi mata kuliah. Jumlah beban sks untuk Kurikulum 2014 adalah 144 sks sedangkan untuk Kurikulum 2019 terdiri dari 146 sks.

 

KURIKULUM 2014

Kurikulum Prodi Pendidikan Matematika terdiri atas 144 sks yang mencakup 134 sks mata kuliah wajib dan 10 sks mata kuliah pilihan. Mata kuliah pilihan ini terdiri atas mata kuliah pilihan kependidikan matematika sebesar 4 sks dan mata kuliah matematika sebesar 6 sks. Mata kuliah-mata kuliah tersebut dikategorikan menjadi sebagai berikut.

    1. Mata Kuliah Umum di tingkat universitas sebesar 20 sks dan tingkat fakultas sebesar 2 sks,
    2. Mata Kuliah Dasar Kependidikan sebesar 8 sks,
    3. Mata Kuliah Prodi sebesar 114 sks.

Kurikulum dapat didownload di sini

 

KURIKULUM 2019

Kurikulum Prodi Pendidikan Matematika terdiri atas 144 sks yang mencakup 134 sks mata kuliah wajib dan 12 sks mata kuliah pilihan. Mata kuliah pilihan ini terdiri atas mata kuliah pilihan kependidikan matematika sebesar 6 sks dan mata kuliah matematika sebesar 6 sks. Mata kuliah-mata kuliah tersebut dikategorikan menjadi sebagai berikut.

    1. Mata Kuliah Umum di tingkat universitas sebesar 20 sks dan tingkat fakultas sebesar 2 sks,
    2. Mata Kuliah Dasar Kependidikan sebesar 8 sks,
    3. Mata Kuliah Prodi sebesar 116 sks.

Kurikulum dapat didownload di sini

 

Filosofi Pendidikan UNY

Pengembangan nilai-nilai dasar yang menjadi acuan UNY berlandaskan filosofi pendidikan yang beragam yaitu pendidikan berupaya mengembangkan potensi peserta didik, pendidikan berupaya melatih berpikir rasional menuju cita-cita, pendidikan berupaya mengacu pada nilai luhur, pendidikan berupaya mencerahkan, dan pendidikan berupaya mengembangkan kemampuan peserta didik untuk menghadapi perubahan. UNY menerapkan pendekatan eklektif-inkorporatif dalam membangun filosofinya. Dengan demikian, penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat di UNY berlandaskan pada filosofi Pancasila.

Landasan pedagogis menjadi dasar bagi pengembangan proses pembelajaran agar pembelajaran lebih aktif, interaktif, inovatif, inspiratif, menyenangkan, efektif, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk mengembangkan seluruh potensi komprehensif mereka agar menjadi tenaga pendidik maupun pengembang ilmu pendidikan dan keguruan yang kreatif, inovatif, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, serta cendekia.

Semua kegiatan tridarma perguruan tinggi UNY, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, diarahkan pada pengembangan manusia Indonesia seutuhnya, serta memperbaiki praktik kehidupan masyarakat Indonesia. Baik darma pendidikan, penelitian, maupun pengabdian pada masyarakat diupayakan selaras dengan perkembangan masyarakat, sehingga kerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat merupakan keniscayaan bagi UNY. Selain itu, agar skala kemanfaatan UNY menjadi lebih luas, akhlak, moralitas, kemampuan diri, kebenaran, dan jati diri ke-Indonesia-an merupakan saripati nilai dasar yang diacu oleh UNY dalam mengembangkan dirinya sebagai UKKD. Pengembangan nilai-nilai dasar, agar menjadi karakter dan tercermin dalam kepribadian sivitas akademika UNY, disemangati dengan motto “leading in character education”.

 

Filosofi Prodi S1 Pendidikan Matematika

Sejalan dengan visi universitas, Prodi S1 Pendidikan Matematika UNY menerapkan filosofi Pendidikan “belajar aktif berdasar pada pendidikan karakter”. Dalam hal ini karakter meliputi tiga aspek, yaitu takwa, mandiri, dan cendekia. Proses belajar aktif ditujukan untuk mengembangkan kemandirian dan kecendekiaan mahasiswa seiring dengan proses mereka dalam mengkonstruksi pengetahuan secara aktif. Proses belajar aktif ditempatkan pada pandangan social konstruktivis yang menekankan pada interaksi sosial sehingga berkontribusi pada pengembangan sikap empati, menghargai, dan tanggung jawab.